Hitung Mundur Acara
- 00Hari
- 00Jam
- 00Menit
- 00Detik
Orang bilang cinta bukan soal waktu, tapi momennya.
Bagaimana bila kukatakan, cinta akan memberiku waktu untuk membangun momennya.
Orang juga bilang cinta akan memberi petunjuk kepada pemiliknya.
Bagaimana bila kukatakan, cinta adalah petunjuk bahwa aku ingin menjadi pemiliknya.
Apa pun kata orang padaku, dengan ini ku ingin kau yang mengatakannya.
Hari itu sesal & tak menyesal telah jadi satu.
Menatapmu sekilas mengalihkan dunia hanya kamu.
Namun, aku harus tetap menjaga kesadaranku.
Agar aku tetap terjaga dalam semu.
Bila menatapmu,
seakan kamu telah punyaku,
dan selalu tanpa ragu,
syukur pada Nya takdirkan kita bertemu.
Hingga aku terbenam dalam tugu.
Hingga kelak Jannah-Nya menunggu
بِمَا سَلْسَبِيلَا
Dengan jiwa, mengalir Surga
Maha Cinta menyulam jiwa dengan jiwa,
hembus sunyi rahim yang dalam.
Tak sama hulunya, tak tentu sungainya,
namun berlabuh di dermaga yang sama.
Belumlah usai hilir perjalanan,
sebab hulu tetap menjaga arah.
Tak sama rasanya, tak tentu ombaknya,
namun tetaplah separuh agama.
Dan bila kelak tiba akhir masa,
naik kembali jadi tanda-tanda.
Tak sama wujudnya, tak tentu mizannya,
namun harap sama pada surga