Cara Allah mempersatukan dua insan
dalam satu pernikahan tak pernah
bisa diduga oleh manusia.
Allah membuat segala sesuatu indah pada waktu-Nya. Indah saat Dia mempertemukan. Indah saat Dia menumbuhkan cinta kasih. Indah pula saat Dia menyatukan kami dalam pernikahan.
Haii aku Dewi dan calon suamiku Rizal, singkat cerita aku dan Rizal dikenalkan oleh salah satu teman kampusku yang kebetulan saudaranya Rizal, waktu itu Rizal bekerja di PT sebagai teknisi kaca film di Karawang Jawa Barat,
awal pertama kami bertemu di moment lebaran hari ke-3 dia datang kerumah ku sore hari, setelah itu ke esokan harinya lanjut jalan-jalan ke Taman Safari Prigen Malang untuk mengenal lebih lanjut dan ngobrol-ngobrol lebih banyak lagi😅, di tahun 2023 tepatnya di tanggal 25 April waktu pertama kali kami bertemu dan kisah kami dimulai. Kami tidak ada tanggal jadian karena kami memang tidak ingin pacaran, jadi kami saling membangun komitmen.
Acara Lamaran
Pada Minggu 29 Desember 2024, setelah kami menjalani komitmen, kami sama-sama yakin dan Rizal memutuskan untuk ke jenjang lebih serius lagi, Rizal datang bersama kedua orang tuanya dan juga keluarga besarnya kerumahku, untuk menunjukkan keseriusan nya melamarku menjadi pasangan hidupnya.
Acara Pernikahan
Melalui perjalanan yang singkat ini, tentunya dengan persiapan yang matang serta menyempurnakan separuh agama, maka kami akan melangsungkan acara akad nikah dan Resepsi Nikah pada hari Minggu 05 Oktober 2025 yang diadakan di rumahku (Kediri) dan acara Unduh mantu tanggal 12 Oktober 2025 diadakan di rumah Rizal (Sidoarjo)"
Mungkin karena jarak, waktu ataupun
keadaan yang menghalangi untuk ikut
hadir dalam moment bahagia kami,
Silahkan klik tombol dibawah untuk
mengirimkan kado/hadiah.
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir..”
(QS. Ar-Rum : 21)
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu kepada kedua mempelai.