NyawijiIngKatresnan
9 Desember 2025
(Ar-Rum 21)
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.”
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, Kami Mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk menghadiri acara pernikahan kami.
Riyo
Muhammad Ariyo Nugroho, AMd.P
Putra Kedua dari Bapak Winaryo
dan Ibu Khoirul Li’umah
Dilah
Eka Karunia Ruladilah, S.T
Putri Pertama dari Bapak Suradi
dan Ibu Nurul Latipah (Likah)
02, 1999, Di bulan dan tahun yang sama, alam semesta merayakan kelahiran dua jiwa yang kelak akan saling mengisi, Riyo dan Dilah terlahir, membawa takdir yang terajut rapi sejak awal, mempertemukan mereka pertama kali di bangku taman kanak-kanak. Mereka adalah teman sekelas di RA dan MI, Riyo yang usil dan Dilah yang cengeng selalu berbagi canda, tawa, dan rasa penasaran. Keakraban itu semakin erat ketika sore hari mereka bertemu kembali di lokasi bimbingan belajar yang sama. Di sana, persahabatan mereka tumbuh subur, ditandai dengan semangat bersaing dan saling membantu yang khas anak-anak. Setelah lulus MI jalan mereka sempat terpisah, namun kenangan masa kecil itu tetap membekas manis.
Oktober 2014, Takdir kembali bekerja, mempertemukan Riyo dan Dilah di masa remaja. Walaupun bersekolah di SMK yang berbeda, ikatan mereka berubah dari persahabatan masa kecil menjadi cinta yang dewasa. Mereka menjalin asmara, saling mendukung dan menguatkan ambisi masing-masing. Tantangan jarak semakin besar saat mereka melanjutkan kuliah di kota dan kampus yang berbeda. Namun, komitmen dan kepercayaan yang mereka bangun menjadi pilar utama dalam hubungan ini. Mereka tetap menjadi tim yang solid dan support system utama satu sama lain.
Juli 2025, Setelah menempuh perjalanan hidup bersama selama lebih dari dua dekade, berawal dari dua bayi yang lahir di bulan yang sama, menjadi teman sekelas, kemudian pasangan yang berkomitmen melintasi batas sekolah dan kampus, Riyo dan Dilah menyadari bahwa mereka adalah rumah satu sama lain. Dengan keyakinan yang bulat, mereka memutuskan untuk mengakhiri babak pacaran dan memulai babak baru. Dengan penuh suka cita, Riyo dan Dilah akan melangsungkan pernikahan pada 9 Desember 2025. Kisah mereka menjadi pengingat bahwa dua jiwa yang ditakdirkan bersama akan selalu menemukan cara untuk bertemu, berpegangan tangan, dan akhirnya, bersatu.
Bebungah Pawiwahan
Donga saha pangèstu panjenengan menika mujudaken kanugrahan ingkang ageng tumrap kula, lan menawi panjenengan kersa paring bebungah minangka tandha katresnan, panjenengan saged ngirimaken kado kanthi non-tunai
Designed By Website Invitation 🤍