“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya,dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian
itu benar-benar terdapat tanda-tanda
(kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir..”
(QS. Ar-Rum : 21)

Kami nantikan kehadiran para keluarga
dan
sahabat, untuk menjadi saksi ikrar janji
suci kami di hari yang bahagia
Awal Bertemu
Tahun 2022
Awalnya aku download Tinder cuma buat iseng. Ya, siapa tau kan dapet diskon makan gratis kalau match (walaupun nyatanya nggak ada 😂). Lagi asik swipe-swipe, tiba-tiba muncul satu profil yang bikin aku berhenti. Senyumnya manis, bio-nya singkat tapi lumayan bikin penasaran.
Swipe kanan.
Eh, ternyata MATCH!
Refleks aku bilang dalam hati: “Yah, fix… ada orang yang seleranya agak aneh juga kayak aku.”
Chat pertama nggak langsung mulus. Aku mikir keras mau buka obrolan gimana biar nggak basi. Akhirnya dia cuma ngetik:
“P?”
Ajaibnya, aku bales:
“ P juga.”
Nah, dari situ obrolan ngalir begitu aja. Dari makanan favorit sampai debat serius tentang mie instan: lebih enak pake telur ceplok atau orak-arik.
Beberapa hari kemudian, akhirnya kami ketemu. Awalnya deg-degan takut zonk, tapi ternyata sama-sama deg-degan. Untungnya, pas ketemu langsung nyambung. Rasanya kayak bukan pertama kali ketemu, tapi kayak temen lama yang udah sering nongkrong bareng.
Dan begitulah… siapa sangka swipe iseng di Tinder malah jadi swipe ke hati. ❤️
Menikah
Akhirnya, di tahun yang sama yaitu 2022 kita memutuskan untuk menjalin hubungan. Dua tahun penuh cerita—ada tawa, ada air mata, ada perdebatan kecil yang justru membuat kita semakin saling mengenal. Dari hari ke hari, kita belajar arti sabar, saling mengalah, dan saling mendukung mimpi masing-masing.
Hingga akhirnya, setelah melewati perjalanan bersama dari 2022 hingga 2024, kita sadar bahwa cinta ini bukan lagi sekadar tentang “kita berdua,” tapi tentang “kita selamanya.” Maka dengan hati yang mantap, di tahun 2025 kita mengambil langkah besar: memutuskan untuk menikah, mengikat janji, dan melangkah bersama menuju masa depan.
Doa restu anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami. Dan jika memberi adalah ungkapan tanda kasih anda.
Anda dapat memberi kado secara cashless.
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu kepada kedua mempelai.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Turut berbahagia,
Segenap keluarga besar