The Wedding Of
29 November 2025
#YUknikahPAT
(Matius 19:6)
“Sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia”
Merupakan suatu kebahagian dan kehormatan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir pada acara pernikahan kami.
Yustinus
Yustinus Kristian Arif
Anak Kedua dari Bapak Antonius Budianto (Alm.)
dan Ibu Ong Lai To
Cerita Cinta
Awal perjumpaan Yus dan Pat dimulai dari restoran bertema taman bunga di Tangerang. Setelah menghabiskan waktu bersama, sepulangnya dari sana hati mereka pun berbunga-bunga.
Setelah beberapa kali berjumpa dan menghabiskan waktu bersama, Yus menyatakan cinta kepada Pat untuk date to marry di “kota hujan” dan Pat menerimanya. Momen ini sangat berkesan bagi mereka. Yus membawa bunga mawar, boneka, cookies, cokelat kesukaan Pat, dan surat cinta.
Fun fact, Yus melamar Pat sebanyak 4 kali lamaran pribadi + 2 lamaran keluarga.
Sebelum lamaran pribadi, Yus berdiskusi dengan keluarga mengenai rencana mempersunting Pat, dan keluarga Yus mendukung. Pada hari itu, Yus membawa Pat ke Chillax Sudirman untuk mengunjungi Wedding Expo secara surprise. Sesampainya disana, Pat salting dan kaget ditambah gembira karena diajak mencari vendor pernikahan untuk pertama kalinya. Bagi Yus, tindakan itu dianggap ajakan menikah (action speak louder than words). Tetapi bagi Pat, itu bukan lamaran karena tidak ada pernyataan “Will you marry me?’ Walau Yus sudah bilang tentang rencana menikahi Pat.
Dilakukan Yus secara lisan tak terduga, “Will you marry me?” di dalam kereta selagi perjalanan pulang setelah nge-date. Pat pada saat itu kaget dikit sambil bertanya balik, “Mana cincinnya?”
Saat Pat sakit gigi di Bekasi, hari itu sedang hujan dan kami akan ke dokter gigi. Di halaman rumah, tiba-tiba Yus mengeluarkan cincin, berlutut dan bertanya pada Pat, “Will you marry me? Pat saat itu mengoceh kesal karena sedang sakit gigi serta tidak dalam penampilan optimal.
Hari yang cerah di Gereja Katedral setelah misa bersama. Yus membawa buket bunga pink dan cincin, lalu mengajak Pat ke depan gereja. Disana Yus berlutut, memberikan cincin pada Pat sambil berkata “Maukah kamu menjadi pasanganku untuk selamanya?” Pat sambil tersipu malu menjawab: “Iya, mau.” Akhirnya setelah perjalanan panjang, cincin itu tamat di jari manis Pat.
Yus mendatangi kedua orang tua Pat untuk meminta izin dan restu menikahi Pat. Mereka menyetujuinya serta memberikan restu dan wejangan untuk kami berdua.
Yus dan keluarga datang ke rumah Pat untuk melamar secara adat. Mama Yus mengalungkan Pat dihadapan kedua keluarga. Saat itu, Pat juga merayakan ultah yang ke 30. It is a fulfilment day for everyone especially for Pat.
Yus dan Pat akan melangsungkan pernikahan di tanggal 29 Nov 2025. Sebuah milestone dalam perjalanan cinta mereka yang tidak hanya menyatukan kedua insan tapi juga kedua keluarga.
Hari/Tanggal : 29 November 2025
Jam : Start 12.00 WIB
Wedding Gift
Doa Restu Anda Merupakan Karunia Yang Sangat Berarti Bagi Kami. Kami Ucapkan Terima Kasih Atas Ungkapan Tanda Kasih Anda Secara Cashless.